Tentang diri

Foto Saya
Ibnu Sobri
Kedah, Malaysia
Ku pengembara. Terokai madah dalam diam mulut berbicara. Menyelongkar rahsia dengan lemah deriaku. Menyelami hati seorang perindu. Sunyi di kala ada, girang di waktu sepi. Pantas mataku memerhati maka hatiku menyaksi, kelibat peristiwa dan rentetannya. Maka jelajah ini pasti tak sudah, sampai pasti di depanku titik noktahnya. Dan ketika itu langkah dipersoal dan gerun hati andai tak terjawab segala persoalan....
Lihat profil lengkap saya

Blog

Memaparkan catatan dengan label Peace. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Peace. Papar semua catatan

17 Julai 2010

Mengerti ku tidak

0 comments
kerna yang depan bukan milik sendiri,
dan tiada ku pengetahuan pasti.

langkah ini terus,
walau tidak ku mengerti,
habis upaya mengejar yang mana.

maka silap yang lampau,
buat kejap mata terbuka,
maka palsu itu jawapan
tidak sebenar kerna
tahu Dia segalanya.

maka hati siapa yang berpenyakit,
akan tambah Dia penyakit.

kerna mukmin itu,
harap dia,
lurus dia,
tuju dia,
menurut jalan yang satu.

maka tipu dia
tidak malah hanya menipu
dirinya sendiri.

maka amal yang diterima,
hanya itu bekalan yang pasti.
terlunjur ku pada jalan mati,
maka harap bulan kemulian
yang bakal menyinari,
akan terus tadah hati
ini dengan makna iman.

dan ku berusaha,
mengejar apa yang hilang,
satu perasaan yang dulu
terlepas pandang.
dan kini terus ku merayu
agar dia datang kembali dalam diri.
itu suatu keistimewaan,
maka itu buah ketenangan.
tak bisa dibeli,
dan tak usah dicari.
ia dalam dirimu sendiri.
hanya perlu tinggal dibaja,
maka akan subur ia tumbuh
melangit.
ku merenung tinggi...


***
Read more

30 September 2009

Mendengar Tekaan

0 comments













ufuk sana menyaksikan
keliru jiwa buat sang bayu,
padanya terusik segala
akal detik masa yang sama.

ya, yang dekat dikatanya hampir,
benar hanya buat mereka
yang mempunyai hati,
dari mereka yang diberikan
kelebihan tapi enggan menghayati.
Malah Tuhan sahaja yang
tahu benarnya pihak dari yang salah.

Tapi "yang benar itu tetaplah benar,
dan yang salah akan punah akhirnya"

Buat si pembawa berita,
terima kasih ucap tak terhingga.
kerna dewasa insan hanya pada
kefahaman,
dan kebenaran yang dijunjung sampai
akhirnya.

Buat si pembawa berita,
maaf itu tidak perlu dilafaz selalu.
cukup untuk kau buat mengerti,
tanam erat dalam hati,
apa itu yang dinamakan 'maaruf',
dan apa pula itu 'munkar'.
mengerti tidak!
agar diri buat pengajaran.
bahtera yang semakin rasanya berat!


# maaruf: yang diketahui manusia dan yang digemari serta disukainya
# munkar: yang dibantahi, dicemuh dan dipandang jijik oleh manusia
Read more

31 Mac 2009

Kesian

0 comments












Bila bicara tak lagi kelihatan
dek gelita tak terlalu laluan
maka disitu ditagih
yang silap
dan bergema yang sudah
ayuh kau
yang padanya
aku kasihan!
maka manakah arah
sejak tuju kita pada
tujuan
YA!
benar janji itu
takkan mungkiri Dia
tapi alangkah risaunya
ku
pada kau
yang aku kasihan!
YA!
telah lama
dan telah nampak
dek sirna insan
kerna perbuatan
dan gulita jiwa
yang padanya
tak tersentuh lagi
mata air yang nyaman
buat penawar
perjalanan yang panjang
maka celaka
ya celaka!
dan celaka!!
siapa tunjuk jalan
malah lalu dia padanya
tapi diri enggan mengaku
tapi diri masih belenggu
tapi diri masih menunggu
tapi diri masih di situ
alangkah rugi
masa berlalu tak mungkin lagi berganti
ya tak berganti lagi.
dan layakkah kita
habis usia
pada benda yang padanya
tiada
KESIAN!!!
Read more

03 Februari 2009

PEACE

0 comments











whomsoever who hear
peace to you we greet
that we found nothing delusive
inside you whom might not know
a message of guarantee:
"truth hath come and
falsehood hath vanished away.
Lo! falsehood is ever bound to vanish" (Quran 17:81)

Share we with you
this sustain
and ever perish matter
a word of greatness
that you might find yourself
the journey of worry not,
the path of security,
the route that safe you
both the two worlds
which one perceive by eye
and one which is not.
Glory to whom might hold
eternity of this word.
Never despair
nor will you become hopeless
since all vouch by God.

...
Read more