Tentang diri

Foto Saya
Ibnu Sobri
Kedah, Malaysia
Ku pengembara. Terokai madah dalam diam mulut berbicara. Menyelongkar rahsia dengan lemah deriaku. Menyelami hati seorang perindu. Sunyi di kala ada, girang di waktu sepi. Pantas mataku memerhati maka hatiku menyaksi, kelibat peristiwa dan rentetannya. Maka jelajah ini pasti tak sudah, sampai pasti di depanku titik noktahnya. Dan ketika itu langkah dipersoal dan gerun hati andai tak terjawab segala persoalan....
Lihat profil lengkap saya

Blog

26 Disember 2011

buntu idea.

0 comments
pada redup awanan, maka tadah air itu bagai butiran mutiara yang jatuh menusuk perut bumi. maka hidup subur kembali segala yang bertasbih tiada henti. dan indahnya pada kehijauan yang bermain di depan mata, cukup buat diri segar dalam lalai dari kacau fikiran. maka berterusan aku dikucup bayu yang entah kemana dingin itu tiba buat bangkit kembali jiwa. oh! mesra sebegini seakan membuat diri lupa pada takdiran yang aturan ini begitu sempurna. buat tayangan lemah insan dalam cakerawala... buat bingit semua itu dalam tadahan doa! semoga berita gembira itu khabaran-nya pasti. yang pergi menimpa, maka kita semua bakal semua berjumpa. bertemu pada paksi yang janji, itu benar pada lukisan alam yang telah menyerah segalanya... maka makalah ini luasnya buat diri rasa megah dalam selimut hamba. yang aku ini telah bersaksi, maka aturan itu cuba ku fahami dari sudut jiwa dan hati yang berasa gundah. bahwa sekian akan ketemu harap dan takut yang menyerpa...
Read more

24 Disember 2011

kalimat.


kerna kalam kita mengenal-Nya. dan pada erti kata maka kita cuba memahami dimana letaknya diri dalam jagat raya...

pada seteru usai kayu2 yang memegang buku2 aku yg kusam kesunyian. maka tatapan buku itu buat sedar yang aku kini jauh dari ruh yang pernah mengjenguh aku tatkala kukenal akan makna percaya. maka haru aku kini sendirian bukan kerna kurindu; bukan jua kerna kumegah; dan bukan kerna aku agung dirimu tinggi dari bisa yang sepatutnya. teguh yang itu tak pernah diri kecoh dari benar jalannya. maka ingin diri ini kecapi sekali lagi deruan rindu pada makna kata2 yang membangun jiwa. pada tulisan2 yang carik hati ini bisa pecah maksud betapa kerdil aku ini bernyawa. pada pentas2 caritan yang dengannya kembali aku menghampiri jalan taqwa...

"Betapa juapun kita harus percaya, bahawa kebaikan juga yang menang. Sebab asal-usul kejahatan kita bukan jahat, hanya baik semata. Kalau kejahatan pernah menang, hanyalah lantaran dorongan nafsu. Bila nafsu telah reda, kebaikan jualah yang kita junjung. Sebab itu hendaklah kita percaya penuh dengan Iman dan baik sangka pada Tuhan. Itulah Falsafah Hidup" ~ Buya HAMKA

maka sekali nafas sudah cukup tahu aku ini bakal hanyut dan diri bisa lingkup. namun harapan tak pernah sudah aku himpun pada-Nya. yang diri ini bisa kenal dan hati mula cahaya semula. yang pada selindung awan mendung menghimpit mentari, cahayanya tak pernah padam sedia untuk menerangi pada cukup nisbah masa tatapannya...

***
Read more

20 Disember 2011

Fikiranku lenguh...

0 comments
andai benar, maka telah ketemu aku dgn suatu kata yg benar telah daku saksi akan kapan ia berlaku. maka masa telah bukti akan ketetapan2 yg pasti tak pernah menipu.

Oh! pada diri ini yg hina. melihat suatu mesti tidak dapat garap habis semua makna. pada ketika, maka sembunyi diri pada kekok jiwa yg tak dapat lagi rasa. apa itu sedih; mana itu suka; bagaimana rasa pedih... ooo ... terkenang daku pada suatu masa maka ku berharap agar terima suatu noktah yg dapat diri bersuka. tapi pabila semua telah pergi dan menuntun suatu yg baru .... maka ku tersedar yg rasa itu telah himpit pergi bersamanya hangat perasaan yg lalu. kini dingin daku tak mengerti, kemana harus bawa suatu janji maka jika benar diri ini tulus akan maksud akhirnya ... tapi tidak minta agar cepat masa berlalu. dan tak pinta harap itu melangit kerna kelak bisa sahaja diri bergundah kerananya. justeru, berdiam daku dari kata buat sekian masa. buat diri tabir kembali apa yg hendak diri kecapi pada nilaian yg ketika dahulu genggam tangan ini, tak pernah ingin melepaskan.

posted from Bloggeroid

Read more